Fauna
CHEETAH
Cheetah (Acynonyx
jubatus) merupakan mamalia tercepat di dunia. Cheetah mampu berlari hingga
kecepatan 96 km/jam dalam waktu tiga detik sejak mulai berlari. Cheetah
menghuni wilayah Afrika, dimana wilayah tersebut sebagian besar merupakan sabana.
Cheetah terancam punah karena habitatnya
bertambah sempit, berkurangnya mangsa, penyakit, dan tingginya tingkat kematian
anak cheetah. Di beberapa daerah, 50-75 persen anak cheetah mati sebelum
berusia tiga bulan.
Panjang tubuh cheetah berkisar antara 180 cm
hingga 240 cm. bobot tubuhnya mencapai 43 kg hingga 63 kg. Warna tubuh cheetah
bervariasi dari kekuningan hingga kecoklatan dengan tutul di sekujur tubuh.
Cheetah memiliki kepala kecil, leher panjang, tubuh yang fleksibel, dada dalam
dan kaki yang kuat. Bentuk tubuh yang aerodinamis tersebut memungkinkan cheetah
untuk melompat dan berlari dengan kecepatan tinggi. Namun, demikian stamina
cheetah tidak bertahan lama. Tidak seperti keluarga kucing lainnya, cakar
cheetah tidak dapat ditarik masuk.
Cheetah memangsa mamalia, antara lain burung
unta, kijang, dan antelop. Cheetah berburu mangsanya pada siang hari, baik
dalam kelompoknya maupun individu. Cheetah mengintai mangsanya sedekat mungkin
dari balik semak atau pepohonan. Lalu, cheetah akan mendadak menyerang dan
menggigit mangsanyadengan rahang kuat dan gigi – gigi tajamnya. Setelah mangsa
di lumpuhkan, cheetah menyerethasil buruannya ke tempat sepi, makan dengan
cepat, serta tetap waspada dari predator lain yang akan merebut hasil
buruannya. Cheetah minum setiap 3 hingga 4 hari sekali.
Cheetah betina mengandung anaknya selama tiga
bulan. Induk cheetah dapat melahirkan hingga 4 ekor anak. Cheetah berumur
antara 10 hingga 12 tahun. Pada dasarnya,
cheetah merupakan hewan penyendiri. Beberapa saat setelah kawin, cheetah
jantan menemani betinanya. Namun, induk cheetah sering kali ditemukan sendirian
atau bersama anak – anaknya.
Cheetah melahirkan anak – anaknya di daerah
terpencil. Anak cheetah yang baru lahir tidak membuka matanya hingga seminggu
atau dua minggu. Saat, induknya berburu anak – anak cheetah disembunyikan di
tempat yang aman. Setelah berusia 6 minggu, anak cheetah sudah mampu mengikuti
induknya. Anak cheetah menyusu kepada induknya selama 2 hingga 3 bulan. Namun,
mereka sudah mulai makan daging sejak berusia 3 minggu. Menginjak usia 4 bulan,
tubuh anak cheetah berwarna kuning kecoklatan dan hampir seluruhnya tertutup
oleh tutul. Cheetah tidak mengaung seperti singa. Mereka mendengkur, mengeram,
menyeking, dan mendesis. Kelompok cheetah memiliki bahasa isyarat, yang paling
umum adalah menyerupai suara kicauan burung.



0 komentar:
Posting Komentar