Pohon
soekarno
Saya sendiri terpesona kepada sosok Sukarno, bukan
karena ia Proklamator Kemerdekaan, tapi karena pemikirannya yang memang
berbobot dan visioner. Bukankah tak sedikit sosok pemimpin, ibarat air, mereka
bicara berdrum-drum tapi isinya hanya secangkir tak seperti bapak proklamator
kita ini.
Pohon
Cinta itulah pohon kerap kita dengar, salah satu pohon yang berada di SMA
Negeri 1 Tuban, tepatnya di depan laboratorium biologi. Pohon Cinta adalah pohon yang di Indonesia
dikenal sebagai pohon mimba,pohon imba, atau pohon imbo itu kini kian rimbun
menghijau.Sebagai orang berpengaruh di kawasan negara-negara nonblok saat
itu,Bung Karno pun dengan mudah menawarkan ide penanaman pohon ini kepada
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang dikenal keras dan teguh dalam berpendirian.
Pemerintah Arab Saudi
pun akhirnya menyetujui ide Bung Karno untuk “menghijaukan” Padang Arafah.
Ribuan bibit pohon mimba pun akhirnya dikirim dari Tanah Air.Tidak berhenti di
situ,Bung Karno juga mengirimkan ahli tanaman dari Indonesia untuk mengembangbiakkan
tanaman yang memang cocok tumbuh di daerah tandus ini. Atas jasa Bung
Karno,masyarakat Arab Saudi pun akhirnya memberikan julukan pohon-pohon itu
dengan nama “pohon Soekarno”.
Pohon sejenis pohon mindi ini memang dibawa oleh
presiden pertama RI itu saat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Tanaman
yang digunakan untuk penghijauan lahan kritis juga dimanfaatkan kayunya sebagai bahan
bangunan dan kayu bakar.Daunnya bermanfaat untuk bahan baku pestisida organik
dan sebagai obat bagi kesehatan.Fermentasi dari daun Mimba dan urin
kambing/kelinci yang dipercepat dengan dekom-poser-bio efektif dapat digunakan
untuk pengendalian hama kutu daun pada cabe, tomat.




0 komentar:
Posting Komentar